Senin, 23 Agustus 2010

Kutemukan Tanahmu di Malam Hari

Diposting oleh Tirena Oktaviani di 06.45
Reaksi: 
:lagi dan lagi untuk Angga sebagai bingkisan hujan kepada tanah

di malam hari,
aku tak melihat yang lain
kecuali jenis tanahmu

bulan mulai memantulkan cahaya
yang tak pernah berhenti
coba membiarkanku diam di waktu malamnya

rumahrumah menjadi saksi
saat pagi berganti siang
kemudian menjadi sore

sebelum kau berdiri di tempat persembunyianku
kepada siapa aku bisa mengajak untuk melihatmu
sedang para penjaga sibuk duduk diam di pinggir malam

aku begitu tahu kau pasti ada
menulis namaku
membantu kakiku
melangkah
dan menyiapkan satu nafas lagi

aku tahu
malam itu
aku tak melihat yang lain
kecuali jenis tanahmu

dan aku tahu
aku tak melihat yang lain
kecuali wajah bulanmu
yang terkadang tertutup embun
di malam hari


Juli 2010

0 komentar on "Kutemukan Tanahmu di Malam Hari"

Posting Komentar

Kutemukan Tanahmu di Malam Hari

Senin, 23 Agustus 2010 06.45 by Tirena Oktaviani
:lagi dan lagi untuk Angga sebagai bingkisan hujan kepada tanah

di malam hari,
aku tak melihat yang lain
kecuali jenis tanahmu

bulan mulai memantulkan cahaya
yang tak pernah berhenti
coba membiarkanku diam di waktu malamnya

rumahrumah menjadi saksi
saat pagi berganti siang
kemudian menjadi sore

sebelum kau berdiri di tempat persembunyianku
kepada siapa aku bisa mengajak untuk melihatmu
sedang para penjaga sibuk duduk diam di pinggir malam

aku begitu tahu kau pasti ada
menulis namaku
membantu kakiku
melangkah
dan menyiapkan satu nafas lagi

aku tahu
malam itu
aku tak melihat yang lain
kecuali jenis tanahmu

dan aku tahu
aku tak melihat yang lain
kecuali wajah bulanmu
yang terkadang tertutup embun
di malam hari


Juli 2010

0 Response to "Kutemukan Tanahmu di Malam Hari"

Posting Komentar

 

catatan kecil liku lika Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal